Profesi Bukan Sembarang Pekerjaan


Oleh  Asmuni Syukir

Pemahaman orang terhadap istilah profesi seringkali rancu dengan istilah pekerjaan. Tidak sedikit orang yang terpelajar sekalipun menyebut pekerjaan sehari-harinya sebagai profesi. Dan ketika mereka ditanya, ”apa profesi Anda?” Jawaban mereka adalah pekerjaan utama mereka sehari-hari, seperti pegawai negeri, polisi, tentara, dokter, perawat, bidan, guru, dosen, pengacara, notaris, pedagang, artis, pramuniaga, pramuwisma, pramuria, tukang pijat, tukang becak, sopir, sales, dan sebagainya. Demikian yang sering bisa didengar oleh pirsawan dalam tayangan wawancara di televisi. ataupun di radio.

Memang, dari semua jawaban itu tidak salah semuanya, tetapi justru pertanyaannya yang perlu diperbaiki. Seharusnya pertanyaan itu berbunyi, ”Apa pekerjaan Anda?”, sehingga jawabannya tidak rancu. Bayangkan kalau ada yang berkata, misalnya, ”pelacur adalah profesi yang paling tua di dunia”. Barangkali realita sejarah pun mengakui bahwa pelacuran itu ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Tetapi, adakah suatu bangsa yang beradab merasa bangga dengan pelacuran, sehingga mengusulkan adanya hari pelacuran sedunia, atau membuka fakultas untuk mencetak calon-calon pelacur profesional? Realitanya, di manapun masyarakat suatu bangsa tetap saja menyatakan bahwa pelacur bukanlah profesi melainkan ’pekerjaan’, meskipun tujuan akhirnya sama, yakni mendapat bayaran atau penghasilan. Sebagaimana petinju profesional bukanlah sebuah profesi, tetapi hanyalah untuk membedakan antara petinju bayaran dengan petinju amatir. Kalau demikian antara pekerjaan dan profesi itu patutkah disamakan?

Dilihat dari sisi etimologi (bahasa) pun berbeda. Dalam bahasa ilmiah, pekerjaaan merupakan terjemahan dari kata occupation atau vocation (Inggris) yang menunjuk pada setiap aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia, baik yang menghasilkan imbalan ataupun tanpa imbalan. Sedangkan profesi adalah terjemahan dari kata profession (Inggris), yang dalam Webster’s New World Dictionary, diartikan sebagai suatu pekerjaan yang meminta pendidikan tinggi dalam science, dan biasanya meliputi pekerjaan mental, bukan pekerjaan manual, seperti mengajar, keinsinyuran, mengarang dan seterusnya; terutama kedokteran, hukum atau teologi. Sedangkan dalam Good’s Dictionary of Education, profesi diartikan sebagai suatu pekerjaan yang meminta persiapan spesialisasi yang relatif lama di perguruan tinggi dan dikuasai oleh suatu kode etik yang khusus (Sutisna, 1987).

Dari dua kamus di atas dapat ketahui bahwa profesi adalah pekerjaan, tetapi tidak sembarang pekerjaan bisa disebut sebagai profesi, karena setiap profesi menuntut persyaratan khusus, antara lain lulusan pendidikan tinggi dalam bidang keilmuan tertentu sesuai dengan spesialisasinya. Lagi pula, profesi itu dalam operasionalnya yang dominan adalah komponen intelektual, sedang pekerjaan yang dominan adalah keterampilan fisik. Sopir, tukang becak, tukang batu, tukang cukur, dan pengrajin adalah contoh pekerjaan yang membutuhkan keterampilan fisik, dan sedikit sekali membutuhkan komponen intelek meskipun mereka berpendidikan tinggi.

Dari sudut pandang yang lain, Fauzi (2008) mengatakan bahwa profesi merupakan jenis pekerjaan tetap dan penuh. Artinya profesi merupakan pekerjaan yang layanannya diperlukan oleh masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi atau memenuhi kebutuhan mereka secara terus menerus. Tanpa layanan dari profesi tersebut masyarakat akan terganggu kehidupannya. Misalnya, seandainya tidak ada profesi kedokteran niscaya masyarakat akan terancam hidupnya. Dan seandainya tidak ada profesi kependidikan niscaya masyarakat akan terancam kebodohan dan tidak akan ada profesi apapun. Bandingkan, seandainya tidak ada sopir, tukang becak atau tukang potong rambut sekalipun tidak akan mengganggu kehidupan masyarakat.

Dengan demikian jelaslah bahwa profesi dan pekerjaan itu tidaklah sama, sehingga bisa dikatakan bahwa tidak sembarang pekerjaan bisa disebut sebagai profesi, kendati pun profesi itu sendiri adalah pekerjaan yang menghasilkan imbalan atau penghasilan. Karena itu Sahertian (1994) mengatakan bahwa hakikat profesi itu merupakan simbol dari suatu pekerjaan dan selanjutnya menjadi pekerjaan itu sendiri.

Kembali ke   BERANDA /ARTIKEL

20 thoughts on “Profesi Bukan Sembarang Pekerjaan

  1. menurut pendapat saya soal profesi dan pekerjaan itu hal yang sama namun beda. memang pekerjaan dan profesi tidak bisa di samakan karena pekerjaan suatu keahalian khusus seseorang yang pada dasar ya menghasilkan imbalan ataupun tanpa imbalan sedangkan profesi meminta pendidikan tinggi dalam bidangnya dan di tuntut mempunyai kompetensi serta kode etik yang menyertai suatu tugas yang di jalankan. mungkin selama ini argument masyarakat salah dalam mengartikan apa itu pekerjaan ?. dan apa itu profesi ?

  2. menurut pendapat saya soal profesi dan pekerjaan itu hal yang sama namun beda. memang pekerjaan dan profesi tidak bisa di samakan karena pekerjaan suatu keahalian khusus seseorang yang pada dasar ya menghasilkan imbalan ataupun tanpa imbalan sedangkan profesi meminta pendidikan tinggi dalam bidangnya dan di tuntut mempunyai kompetensi serta kode etik yang menyertai suatu tugas yang di jalankan. mungkin selama ini argument masyarakat salah dalam mengartikan apa itu pekerjaan ?. dan apa itu profesi ?

  3. menurut saya. profesi dan pekerjaan berbeda. tidak semua pekerjaan merupakan profesi, namun semua profesi dapat dikatakan pekerjaan.
    sehingga terdapat hal – hal yang membedakan keduanya.
    pekerjaaan : tidak memerlukan keahlian khusus, dan tidak harus untuk mengemban pendidikan terlebih dahulu.
    profesi : memerlukan keahlian khusus dan harus mengemban pendidikan terlebih dahulu.
    namun, keduanya memilliki tujuan yang sama yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

  4. menurut saya profesi dan pekerjaan itu berbeda walaupun Sama – sama mencari nafkah untuk kebutuhan hidup,Melakukan suatu aktivitas tertentu,dan memerlukan pelatihan khusus. tapi sebuah pekerjaan tidak bisa dikatakan sebagai profesi karena sebuah pekerjaan Tidak bergantung pada suatu keahlian,tidak membutuhkan latarbelakang pendidikan,juga tidak membutuhkan pengalaman dan pengetahuan. tidak seperti profesi yang bisa dikatakan sebagai pekerjaan karena sebuah profesi sama-sama mencari nafkah,dan memerlukan pelatihan khusus.

  5. menurut saya profesi dan pekerjaan itu berbeda. karena tidak sembarang pekerjaan disebut profesi. sedangkan profesi itu suatu pekerjaan yang mempunyai keahlian khusus dan diperoleh dengan cara menempuh pendidikan yang panjang dan mempunyai etika yang berbeda. Sehingga dapat bekerja sesuai bidang dan keahliannya. contohnya guru dengan tukang bakso.

  6. LUTFI ATUL AZIZAH (1251306) Matematika 2012 C
    profesi memang berbeda dengan pekerjaan. Profesi membutuhkan skill khusus dan juga kompetensi. sedangkan pekerjaan tidak harus memiliki skill khusus dan juga kompetensi

  7. profesi memang berbeda dengan pekerjaan. Profesi membutuhkan skill khusus dan juga kompetensi. sedangkan pekerjaan tidak harus memiliki skill khusus dan juga kompetensi

  8. profesi memang berbeda dengan pekerjaan,karena profesi memerlukan skill khusus dan di tempuh dengan waktu yang cukup lama,sedangkan perkerjaan tidak memerlukan skill khusus dan di tempuh dalam waktu yang singkat.

  9. menurut saya, antara pekerjaan dan profesi memang beda,
    banyak masyarakat yang salah mengartikannya,yang menganggap antara profesi dan pekerjaan itu sama,
    padahal beda, semua profesi pasti pekerjaan, namun pekerjaan belum tentu profesi.
    Persamaan antara pekerjaan dan profesi :
    1. Mengurangi tingkat pengangguran
    2. Bentuk upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup
    3. Melayani sesama
    Perbedaan antara pekerjaan dan profesi :
    #pekerjaan:
    • tidak bergantung pada keahlian tertentu
    • tidak semua pekerjaan adalah profesi
    • Tidak membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus
    #profesi:
    • memiliki keahlian tertentu
    • Profesi merupakan bagian dari pekerjaan
    • membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus

  10. Sebenarnya profesi dan pekerjaan itu berbeda, semua profesi adalah pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan adalah profesi. Profesi merupakan suatu kegiatan yang bergantung pada keahlian tertentu. Profesi memerlukan keterampilan dan keahlian tinggi, dimana pemakaian dengan cara yang benar keterampilan dan keahlian yang tinggi hanya dapat dicapai dengan penguasaan pengetahuan, serta adanya disiplin etika yang dikembangkan dan diterapkan. Sedangkan pekerjaan merupakan suatu kegiatan yang tidak bergantung pada suatu keahlian tertentu. Jadi setiap orang dimungkinkan memiliki pekerjaan namun tidak semuanya tertumpu pada satu profesi. Dengan kata lain, profesi merupakan suatu pekerjaan yang memiliki keahlian dan pengetahuan khusus mengenai bidang yang digelutinya. Sedangkan pekerjaan dapat dilakukan oleh semua orang tanpa harus mengikuti pendidikan khusus. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah ini sering dianggap sinonim dengan profesi padahal tidak.

  11. Kalau menurut saya berbeda, profesi itu sudah pasti pekerjaan namun pekerjaan belum tentu merupakan sebuah profesi. Profesi melalui proses belajar jangka panjang yang sudah ditentukan dan juga melalui tahap kualifikasi, sedangkan pekerjaan tanpa melalui proses belajar jangka panjang dan tanpa melalui tahap kualifikasi. Profesi termasuk didalam sebuah organisasi dan dimana disitu juga terdapat kode etik sedangkan pekerjaan tidak mempunyai organisasa dan juga kode etik. Profesi bersifat untuk social dan juga individu, sedangkan pekerjaan hanya bersifat individu. Memang perbedaan profesi dengan pekerjaan itu seperti samar-samar, apalagi menurut orang yang kurang berpendidikan mereka pasti menganggap bahwa profesi dan pekerjaan itu sam persis, bahkan tidak mau tahu bedanya. Sebenarnya saya juga dulu menganggap profesi dan pekerjaan itu hampir sama bedanya mungkin cumin sedikit, tapi setelah saya kuliah saya jadi tahu bahwa profesi dan pekerjaan itu berbeda.

  12. Profesi dan pekerjaan merupakan hal yang berbeda, profesi merupakan bagian dari pekerjaan namun suatu pekerjaan belum tentu merupakan profesi. Dalam arti lain suatu profesi merupakan pekerjaan khusus yang tidak semua orang dapat melakukan pekerjaan tersebut, butuh keahlian khusus untuk melakukan suatu profesi.

  13. terus bagai mana bisa diktakan prefesi juga sebagai pkerjaan pak,,padahal kan profesi ama pkerjaan mempunyai sudut pandang yang hampir sama,,

  14. Profesi dan pekerjaan merupakan hal yang berbeda, profesi merupakan bagian dari pekerjaan namun suatu pekerjaan belum tentu merupakan profesi. Dalam arti lain suatu profesi merupakan pekerjaan khusus yang tidak semua orang dapat melakukan pekerjaan tersebut, butuh keahlian khusus untuk melakukan suatu profesi.

  15. Hidayatul Akbaroh (112411) Pend. Ekonomi 2011A
    Menurut pendapat saya, profesi dengan pekerjaan sangatlah berbeda. Di mana profesi membutuhkan keahlian khusus setta pendidikan yang tinggi lebih mengacu pada intelektual, sedangkan pekerjaan tidak membutuhkan keahlian khusus untuk melakukannya atau lebih mengacu pada tenaga(fisik).

  16. Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Pada dasarnya profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama. Jadi, Pekerjaaan (occupation)adalah setiap aktivitas kerja, baik yang menghasilkan imbalan ataupun yang bersifat sukarela/tanpa imbalan. Profesi (profess)berarti pengakuan atau merupakan pekerjaan dalam pengertian khusus dan memenuhi persyaratan tertentu serta membutuhkan skill atau keahlian dibidangnya masing-masing.

  17. Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Pada dasarnya profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama. Jadi, Pekerjaaan (occupation)adalah setiap aktivitas kerja, baik yang menghasilkan imbalan ataupun yang bersifat sukarela/tanpa imbalan. Profesi (profess) berarti pengakuan atau merupakan pekerjaan dalam pengertian khusus dan memenuhi persyaratan tertentu serta membutuhkan skill atau keahlian dibidangnya masing-masing.

  18. sekilas profesi dan pekerjaan itu hampir sama, sama-sama bekerja untuk menghasilkan uang. tetapi profesi lebih membutuhkan persyaratan-persyaratan khusus, dan pekerjaan bersifat lebih umum. itu yang membedakan. terima kasih.

  19. sebuah pekerjaan tidak semua dikatakan sebagai profesi itu benar dan saya setuju. dan menurut saya pekerjaan merupakan suatu kegiatan yang tidak bergantung pada suatu keahlian tertentu. Jadi setiap orang dimungkinkan memiliki pekerjaan namun tidak semuanya tertumpu pada satu profesi. Pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah ini sering dianggap sinonim dengan profesi padahal tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s